solusi mengatasi kemacetan di Jakarta

langkah yang paling awal adalah dengan cara menaikkan pajak kendaraan motor yang tinggi aja, kalau bisa pajak sepeda motor itu 1/3 dari harga motor tersebut (misal harga motor 12 juta berarti pajak pertahun sekitar 4 juta). kita sendiri menyadari dahulu kala itu seingatku sepeda motor takut dengan kendaraaan mobil ataupun bis, akan tetapi yang terjadi sekarang adalah justru sebaliknya. kendaraan yang besar besar malahan takut dengan kendaraan sepeda motor

langkah yang kedua yakni mengurangi/membatasi pasokan unit mobil pribadi yang akan masuk di perkotaan, maksudnya adalah pembatasan jumlah penjualan mobil baru yang ada akan di jual di kota, mungkin dalam satu tahun hanya 1000 unit mobil segala jenis merk yang dapat di beli oleh masyarakat Jakarta. sehingga diharapkan para pengusaha pengusaha atau orang yang gengsi untuk naik kendaraan umum untuk tidak membeli mobil pribadi lebih dari 1 buah unit.

langkah ketiga adalah adanya surat atau keputusan untuk tidak akan memperpanjang STNK bagi kendaraan bermotor yang telah beroperasi lebih dari 10 tahun atau kendaraan mobil yang telah beroperasi lebih dari 15-20 tahun. sehingga diharapkan kendaraan yang ada di jalan raya adalah kendaraan yang layak untuk dijalankan dengan pembuangan gas emisi hasil pembakaran yang ramah lingkungan. kendaraan yang telah melebihi batas operasi di jalan raya boleh masih di gunakan tanpa adanya STNK akan tetapi hanya di operasikan di daerah perkampungan atau perumahan tanpa bisa digunakan di daerah kota.

langkah keempat adalah diadakannya operasi untuk plat kendaraan baik sepeda motor atau mobil yang bukan dari daerah kota untuk segera mengganti atau membalik namakan plat kendaraan menjadi kendaraan plat “B” (Jakarta) karena terdapat kemungkinan dari diadakannya langkah-langkah diatas banyak beberapa manusia yang akan berinisiatif untuk membeli kendaraan dari kota selain Jakarta akan tetapi akan dioperasikan di kota Jakarta.

langkah kelima yakni pemerintah harus benar benar memperbaiki semua sektor tranportasi termasuk ruas jalan di seluruh area jalan raya di Jakarta sehingga kendaraan umum yang akan melewati jalan jalan tersebut tidak mengalami kendala dalam hal teknis. begitu juga dengan diadakannya 2 jalur kereta api sehingga warga dapat berlalu lalang (pulang pergi)dari jakarta-bandung setiap 60 – 90 menit sekali selama 24 jam. jakarta-surabaya setiap 8 jam sekali dan beroperasi selama 24 jam.

langkah terakhir adalah penyediaan jasa angkutan umum yang baik termasuk penyediaan bis perkotaan yang setiap 5 menit sekali ada di stasiun-stasiun kecil. penyediaan angkutan kereta api yang semakin baik dengan banyak jalur sehingga masyarakat bisa pergi ke daerah daerah tertentu dengan cepat.

diharapkan dengan ke enam langkah di atas sarana tranportasi di daerah perkotaan bisa lancar aman terkendali.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "solusi mengatasi kemacetan di Jakarta"

Posting Komentar