PRASANGKA, DISKRIMINASI, DAN ETNOSENTRISME
PRASANGKA, DISKRIMINASI, DAN ETNOSENTRISME
Pengertian prasangka dan Diskriminasi
Prasangka berarti membuat keputusan sebelum mengetahui fakta yang relevan mengenai objek tertentu. Prasangka menurut John E.Farley di klasifikasikan menjadi tiga kategori antara lain
· Prasangka Kognitif merujuk pada apa yang dianggap benar.
· Prasabgka Afektif merujuk pada apa yang disukai dan tidak disukai.
· Prasangka Konatif merujuk pada bagaimana kecenderungan seorang dalam bertindak.
Sedangkan yang dimaksud Diskriminasi adalah merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili individu tersebut.
Tipe – tipe dari diskriminasi yaitu :
· Diskriminasi langsung terjadi saat hokum, peraturan atau kebijakan jelas – jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
· Diskriminasi tidak langsung, terjasi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan dilapangan.
Sebab- sebab yang menimbulkan prasangkan dan diskriminasi
· Berlatar belakang sejarah.
· Dilatar belakangi oleh perkembangan sosio-kultur dan situasional.
· Bersumber dari factor krpribadian.
· Berlatar belakang dari perbedaan keyakinan, kepercayaan dan agama.
Upaya Yang dilakukan untuk mengurangi / menghilangkan prasangka dan diskriminasi
· Perbaikan Kondisi sosial ekonomi
Pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga Negara
· Prluasan kesempatan belajar
Adanya usaha dari pemerintah dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warga Negara Indonesia, paling tidak akan mengurangi prasangka bahwa program pendidikan, terutama pendidikan tinggi hanya dapat dinikmati oleh kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas.
· Sikap terbuka dan sikap lapang dada
Sikap saling percaya, saling menghargai, menghormati,dan menjauhkan diri dari sikap prasangka.
Etnosentrisme
Etnosentrisme adalah kecerendungan untuk melihat dunia hanya melalui sudut pandang budaya sendiri, maksudnya Etnosentrisme yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai – nilai dan norma – norma kebudayaan sendiri senagai suatu yang prima, terbaik, mutlak, dan dipergunakannya tolak ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan yang lain.








0 Response to "PRASANGKA, DISKRIMINASI, DAN ETNOSENTRISME"
Posting Komentar